Siapa Hansen Vendi Agus, TikToker yang Lagi Ramai Dibicarakan

Nama Hansen Vendi Agus beberapa tahun terakhir cukup melejit di TikTok. Ia merupakan salah satu kreator konten yang terkenal dengan video-video lucunya. Namun, baru-baru ini namanya viral karena tuduhan penipuan.

Hansen sendiri langsung merilis klarifikasi terkait kabar yang beredar. Punya banyak penonton setia hingga jadi meme, yuk tengok biodata dan profil pemuda satu ini.

1. Biodata dan profil Hansen Vendi Agus

Nama lengkap: Hansen Vendi Agus
Tahun lahir: 1998
Daerah asal: Pontianak, Kalimantan Barat
Pekerjaan: Konten kreator
Bakat: Fingerstyle guitarist, sketsa komedi
Akun TikTok: @hansenvendiagus14
Akun Instagram: @hansenvendiagus

Hansen Vendi Agus yang akrab dipanggil Hansen merupakan salah satu TikToker yang dikenal lewat sketsa-sketsa lucunya. Beberapa videonya yang populer di FYP menceritakan tentang perbedaan perlakuan orang kaya dan orang miskin terhadap anak mereka. Hansen juga sudah beberapa kali berkolaborasi dengan komedian TikTok lain. 

Selain itu, Hansen yang punya julukan ‘My Son’ dari fans ini disebut-sebut mirip dengan artis Korea, Rain. Netizen sering memanggilnya Ninja Assassins, judul film yang pernah diperankan Rain. Saat ini pengikut TikTok Hansen Vendi Agus telah mencapai 4 juta lebih.

2. Viral dituduh melakukan penipuan

Belakangan Hansen Vendi Agus mendadak jadi sorotan publik karena hal lain. Ia dituduh pernah melakukan penipuan pada tahun 2020 lalu. Diketahui, Hansen merupakan karyawan di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang finansial khususnya pialang. Awalnya masalah ini kembali diungkit di Facebook sebelum akhirnya semakin viral di Twitter.

Pro dan kontra pun muncul di kalangan netizen terkait kasus yang menimpa Hansen. Banyak yang langsung menyerbu sang kreator. Namun, sebagian lagi mempertimbangkan, mengingat posisi Hansen hanyalah pegawai saja.

3. Klarifikasi dan penjelasan Hansen Vendi Agus

Tak butuh waktu lama, Hansen Vendi Agus membuat video klarifikasi dan penjelasan cerita berdasarkan versinya pada Sabtu (21/10/2023) malam. Ia mengaku bekerja sebagai tim marketing perusahaan finansial tersebut pada tahun 2019 karena diajak teman. Selain itu keluarganya juga ditawari benefit jika Hansen bekerja di sana.

Saat itu, usia Hansen baru menginjak 21 tahun. Selama bekerja, ia mengaku hanya melakukan perintah dari atasan.

“Pada saat itu, keputusan, closing semua dilakukan oleh manajer saya. Dan dua tahun yang lalu, saya juga sudah berhenti, karena saya pikir pekerjaan itu terlalu berisiko untuk saya,” ucapnya.

Ia menambahkan tak ada niat untuk menipu kerabatnya sendiri, yang berinisial F tersebut. Ditambah dengan uang investasi yang dilakukan keluarganya sebesar Rp260 juta juga ikut rugi. 

“Kasus ini sudah dibawa ke hukum pada tahun 2020-an. Kasusnya sudah ditutup, karena waktu itu pihak kami dinyatakan tidak bersalah. Saya tidak ada wewenang atau pengetahuan tentang uang yang masuk dan keluar dari PT tersebut,” tutup Hansen.

Netizen masih terbagi dua mengenai masalah ini. Beberapa merasa Hansen harus mengganti uang nasabah yang rugi. Sementara sebagian lainnya menyebut bahwa hilangnya uang memang risiko saat berbinis dengan perusahaan pialang. Banyak pula followers Hansen yang mengaku tetap mendukungnya terlepas dari masa lalunya.

Semua dari kasus ini memberikan banyak pelajaran untuk kita semua, ya. Harus lebih cerdas dan teliti, dan mempelajari banyak hal sebelum melakukan investasi.

By admin99

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *